Khotbah 01 Agustus 2021 (Oleh Pdt. Selamet Yahya Hakim)

Syalom jemaat yang di kasihi Tuhan

Tema firman Tuhan hari ini adalah break down or break to

Ada seorang yang bernama firginia sartin dia adalah ahli terapi keluarga dia berkata akar masalah adalah cara bagaimana manusia menghadapi nya, bukan karna problem itu sendiri, problem itu bukan sebenarnya yang menjadi masalah

Contoh kita sama2 punya tugas menyapu bagi sebagian orang menyapu itu beban maka dia akan mengerjakan nya dengan berat sekali dia anggap itu hal yang berat sekali ada orang yang menganggap menyapu itu sukacita karna saya bisa gerak badan olah raga, atau sambil dengar musik maka setiap kali dia mendapat tugas itu tidak menjadi beban itu karna cara mereka melihat berbeda

Itu sebab nya akar masalah adalah cara bagaimana manusia menghadapi nya

Kita ini hidup dari kecil sampai besar itu selalu ada nama nya problem hari demi hari ada saja yang harus dijalani tentu kita memerlukan sudut pandang untuk melihat masalah itu sehingga masalah itu bukan menjadi sebuah beban melainkan sebuah sukacita, hari ini seluruh dunia menghadapi problem oke saudara bisa bilang saya tidak kena covid tetapi keluarga di indonesia deg degan dengan covid kalau sudah seperti itu sms yang masuk itu apa tolong dong kirim uang ini itu dan sebagai nya ini semua masalah,  dan sering kali masalah yang menimpa ini membuat kita hancur

Hari2 kita sudah melihat acara olimpiade saya lupa dengan nama 1 atlet ini dia itu ikut 4 kali acara olimpiade angkat besi mirip2 dengan atlit indonesia dia juga ikut 4 kali tapi belum dapat emas, dia hanya dapat 2 perunggu dan 2 perak kali ini dia kali pertama ikut angkat besi dia di angka ke 5, kali ke 2 dia ikut angkat besi dia gagal ke final kali ke 3 dia ikut dia bisa dpet perak kali terakhir dia ikut dia dapat emas 

Saya percaya ketika dia mengalami kegagalan dia tidak langsung mundur tapi dia pelajari sebab2 nya lalu menambah pirsi latihan lebih semangat lagi akhirnya dia bisa mencapai titik medali tersebut

Saudara tentu kita punya ambisi yang berbeda2 mendapat emas itu nilai nya berbeda2 bagi saudara dan saya tapi setidak nya untuk mencapai medali emas dalam hidup mu engkau harus bisa melewati tahap demi tahap itu sebab nya saya berdoa supaya kita semua yang hadir di tempat ini tidak punya mental yang cepet kalah perang apapun masalah yang ada saya akan hadapi karna saya percaya bahwa saya punya kekuatan dalan Tuhan saya tidak menghadapi nya sendiri

Mari kita lihat ciri2 dari orang yang punya mental kalah

Bilangan 13:27-28,33

Mereka menceritakan kepadanya: “Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.”

Saudara musa memimpin bangsa israel mau masuk ke tanah perjanjian sebelum itu dia pilih 12 orang dari 12 suku lalu mengintai ke negri yang akan dimasuki setelah 40 hari orang ini kembali dan bercerita, 10 bercerita bangsa nya kuat2 mereka lebih kuat dari kita, dan suatu negri yang memakan penduduk nya lalu kami lihat diri kami seperti belalang nah laporan mereka ini menceritakan mental mereka

Apa yang keluar dari mulut nya itu sebener nya mengambarkan situasi  mental mereka inilah yang saya sebut dengan mental break down  yaitu

 1.menganggap musuh lebih besar dari

 pada diri nya sendiri

2. Mempengaruhi orang lain dengan ketakutan

3. Tidak melihat diri nya berharga, hingga menganggap diri nya seperti belalang padahal belalang dalam jumlah besar juga bisa menghabiskan seluruh ladang dalam sekejap

Dan sebener nya mereka ini ada problem dalam diri nya yaitu mereka sebenarnya malas karna waktu bangsa israel keluar dari tanah mesir selama mereka ada di padang belantara mereka makan dari manna yang turun dari surga dan daging2 burung jadi inilah yang di sebut zona kenyamanan

Ini yang ada pada 10 orang suku itu padahal mereka ini orang hebat karna mereka adalah orang pilihan dari semua suku nya cuma mereka yang dipilih 1 orang

Kalau menjadi pengintai harus smart, sehat, kuat dan sebagainya tapi mereka melihat diri mereka kecil, itu akar nya malas tadi,  dan mereka tidak bisa melihat potensi pada diri nya lalu akal sehat nya menjadi mampet

bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar

Kalau negri nya sedasyat itu mereka pergi mengintai 40 hari, dan mereka kembali dengan selamat

Karna malas dan otak nya gk mau mikir lalu cari2 alasan lalu menyalahkan orang lain yaitu musa 

dan akhirnya mental break down ini mereka langsung lupa apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup mereka

Bangsa israel ini adalah yang lahir di mesir ketika peristiwa keluaran  mereka melihat bagaimana Tuhan memimpin bangsa israel keluar dari tanah mesir mereka melihat tulah pertama sampai ke 10 lalu kemudian mereka juga selamat dari orang amalek

Orang amalek tidak berani menghajar mereka dari depan karna yang di depan adalah laki2 pasukan yang kuat yang di belakang wanita, orang tua dan anak2 nah pada waktu itu mereka masih kecil setelah mereka melewati padang pasir ini umur mereka 30 an 40 an pengalaman dulu ketika mereka di hajar orang amalek mereka ada di bagian belakang tetapi mesku begitu mereka selamat oleh karna ada kuasa Tuhan tapi mereka lupa hal itu dan begitu cepat nya mereka memberontak dan meninggalkan Tuhan 

Mental seperti ini tidak mampu bertahan melewati kehidupan.

Bagaimana Tuhan menolong, mengasihi, tapi mereka lupa mending kami kembali ke tempat awal, inilah yang saya sebut dengan mental break down

Karna problem bukan pada masalah nya tapi ada pada diri kita sendiri

Saudara apakah diri mu punya problem?

Nah sekarang kita melihat mental break to

Bilangan 13:30

Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!”

Bilangan 14:7-9

dan berkata kepada segenap umat Israel: “Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka.” 

Beberapa ayat saya melihat mental break to itu positif thingking mereka tenang dan menenangkan orang lain, kita pasti menang

Yang ke 2. ayat ke 7 mendorong orang lain untuk menang mereka memberikan motifasi maka hati2 dengan teman kalian kalau teman kalian suka mengeluh maka jangan di temani nanti ketularan karna mendorong orang lain sama seperti diri nya

diri nya yang bermasalah, begitu kita keluar kita gk pha2 dia sirik dia bilang cuma kebetulan tidak ada apa2 itu kan mental2 pecundang semua padahal mental break to itu mental pemenang mendorong orang lain untuk menang

Ayat 8 lebih bagus lagi, bersandar kepada Tuhan 

Yosua dan kalep itu seangkatan dengan 10 orang itu tadi dan mereka sama2 mengalami semua kesulitan dalam perjalanan tapi masalah nya mental break down itu lupa apa yang sudah mereka alami, dua orang ini ingat dan mereka berkata hanya jika Tuhan berkenan kepada kita

Saudara jemaat spin, Singapura, gmim sama2 dengerin khotbah saya tapi saya gk mau ada yang ingat dan ada yang lupa saya mau semua nya ingat akan firman Tuhan, saya itu punya banyak pengalaman bersama Tuhan dan itu harus membuat kita semakin lama semakin kuat firman Tuhan yang kita pelajari itu bukan hanya sebagai informasi saja tetapi harus sebagai transformasi

Saya minggu ini mengalami kesaksian yang luar biasa saya tahu saya sudah berumur dan saya harus olahraga supaya tetap sehat olahraga yang paling sehat itu lari tapi saya sudah tidak kuat lari

Yang ke dua banyak jalan tapi jalan terus itu bosan dan akhirnya saya main bulu tangkis saha sudah main 4 kali setiap sekali main sakit nya 3 hari dari paha, lengan, perut semua nya sakit saat bangun tidur tapi saya harus tetap bangun untuk doa pagi, dan setelah itu sakit nya hilang dan itu karna mujizat Tuhan

Nah pengalaman dengan Tuhan ini harus nya membuat kita jadi kuat seperti yosua dan kalep dia bisa lalui itu sebab nya di ngomong dengan yang lain bersandar kepada Tuhan

Dan dia kasih solusi yaitu jangan memberontak kepada Tuhan yaitu ikuti apa kata pimpinan, karna musa adalah wakil Tuhan pada jaman itu karna itu musa ngomong apa harus ikuti jalan bersama musa, tapi ini malah ambil batu mau melempari musa

Saya lihat luar biasa 2 orang ini mereka punya mental break to dan hasil nya break down get nothing dan break to get everithing yang break down mereka ambil buah2an dan memakan nya dan mereka bilang itu baik dan enak tapi mereka tidak sampai ke tanah perjanjian tapi yang break to sampai ke sembarang lalu meninggalkan tanah warisan buat anak cucu nya kalau mereka dulu di mesir lalu di padang belantara sekarang mereka punya tanah air sendiri bukan lagi kos di dunia ini karna kos itu capek

Nah 10 orang tadi karna mereka memiliki mental break down mereka tetao ngekos dan kuburan nya tidak jelas dimana karna mereka mati di padang belantara tetapi beda dengan 2 orang ini yosua dan kalep mendapatkan tempat yang indah

Jadi kita tidak bisa menghalangi masalah datang yang bisa kita lakukan adalah bagaimana menyikapi nya dan firman Tuhan hari ini memberitahu kan kepada kita mari kita sikapi dengan positif, bersama dengan Tuhan dan dengan aturan Tuhan maka apapun yang kita alami akan membawa kita terobos kedepan  ke dalam kehidupan yang lebih baik dan lebih indah

Tuhan Yesus memberkati