Khotbah 16 Mei 2021 (Pdt. Selamet Yahya Hakim)

Kisah Para Rasul 1:13-14

Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Saudara ku yang di kasihi Tuhan kalau kita mengikuti agenda gereja hari kamis kemaren di sebut dengan hari mengingat kenaikan Tuhan Yesus kita yang di hongkong gk libur yang di indonesia itu libur , satu2 nya negara yang libur hari kenaikan Tuhan Yesus itu cuma indonesia yang lain gk ada, nah itu perjuangan dari bapak2 bangsa dulu, kita bersyukur ada yang berjuang kita menikmati tapi kita bodoh kalau kita berjuang kita membuang itu, jadi kita harus terus mengembangkan nah lalu nanti minggu depan itu disebut dengan hari raya pentakosta di antara jarak hari kenaikan Tuhan Yesus sampai hari turun nya Roh kudus itu disebut dengan doa 10 hari istilah ini diambil dari kisah rasul tadi dimana mereka semua bertekun sehati dengan berdoa bersama2 dengan beberapa wanita dan maria ibu Yesus dan dengan saudara2 Yesus waktu saya di indonesia dulu remaja gereja kami tidaj ada istilah doa 10 hari tetapi setelah saya melayani di jakarta gereja kami ada gereja yang menyelegarakan doa 10 hari lalu di pentakosta ada doa 10 hari jadi tiap hari kita berdoa nah pertanyaan kita adalah mengapa ada jeda 10 hari kenapa tidak Tuhan Yesus naik Roh kudus langsung turun kenapa harus tunggu 10 hari,

Kadang2 pertanyaan2 ini seperti ini kalau kita renungkan kita akan mengerti dan mendapat kan makna yang dalam ya mengapa harus 10 hari

Yang pertama saudara hari ke 10 setelah kenaikan Tuhan Yesus itu disebut dengan hari raya pentakosta kita harus bedakan dulu pentakosta yang kita rayakan sekarang dengan yang ada pada jaman Tuhan Yesus, pentakosta yang pada jaman Tuhan Yesus adalah perayaan hari ke 50 hitungan nya dari mana, dari paskah pertama nah kalau kita biacara tentang paskah pertama hitungan nya dari mana dari bangsa israel malam itu mereka merayakan paskah pertama anak sulung yang ada dimesir, binatang2 dan putra raja mati lalu mereka keluar nah setelah keluar hari ke 50 nya itu mereka mengadakan perayaan, kenapa?  Sebab hari ke 50 itu mereka sudah bebas dan mereka bercocok tanam dan pada hari itu ada panen, atas panen pertama ini lah mereka bersukacita padi 3 bulan kalau gandum 50 hari nah sejal itu hari raya pentakosta merupakan hari sukacita karna pada hari perayaan paskah mereka makan roti tidak beragi dengan sayur pahit tetapi kalau pentakosta ini mereka pasti makan besar karna mereka merayakan panen

Jadi ini hari raya besar dalam tradisi2 dunia hari raya besar contoh nya kita yang ada di hongkong walaupun kita jauh dari kampung halaman minggu2 ini kita merayakan lebaran, saya mendapat 4 kali ketupat nanti yang belum dapet yang kangen boleh ambil 1 bawa pulang ya

Nah saudara hari raya ini pada jaman Tuhan Yesus itu hari raya besar kita tau bahwa orang yahudi ada kerajaan utara dan selatan lalu 2 kerajaan ini dibuang setelah itu mereka kan pulang lagi ke tanah yerusalem ada yang dipimpin oleh nehemia ada yang di pimpin zerubabel  nah mereka yang pulang ini tinggal di yerusalem tetapi ada yang tidak pulang mereka yang tidak pulang ini tetap menjaga keyahudian nya lalu setiap kali hari raya pentakosta mereka pasti pulang itu berarti saudara ku yang di kasihi Tuhan pada hari raya itu bukan hanya berkumpul orang yahudi yang ada di yerusalem tapi yang ada di seluruh dunia, seluruh dunia yang di maksud adalah seluruh  dunia pada jaman tersebut maka nya kalau kalian baca di pasal ke 2 ya di situ dikatakan, ketika tiba hari pentakosta semua orang berkumpul di satu tempa lalu  di ayat ke 5 …

Kita tau nya orang yang percaya Tuhan itu cuma orang2 kristen ya  padahal sesungguh nya ada banyak2 suku di timur tengah itu percaya Yesus, gereja nya itu beda2 ada gereja yang sebelah barat dan timur,  dari mana mereka tau injil, mereka datang ke yerusalem dan mereja mendengarkan khotbah, itu moment saudara saya percaya setiap anak Tuhan, Tuhan beri moment tapi masalah nya kadang2 kita tidak melihat atau kita tidak menggunakan moment yang Tuhan berikan itu kepada kita we need to have sensitif heart kita harus memiliki hati yang sensitif kepada Tuhan, bukan  hati yang sensitif dengan teman, teman ngomong sedikit tersinggung, orang nulis status sedikit tersinggung, orang gk tersenyum tersinggung nah ini repot saudara

Yang kayak2 gini itu gk usah sensitif, orang bilang apa cuek saja kalau tidak menyebut  nama, kalau pun menyebut nama tanya lagi yustina yang dari spin bukan  karna banyak nama yang sama, yang kayak gini ini abaikan tetapj hati yang sensitif perlu moment, itulah sebab nya 10 hari

Yang ke 2 mengapa harus 10 hari Tuhan mengajarkan untuk menunggu, menunggu dalam iman kristen bukan hal uang pasif menunggu itu adalah hal yang aktif, sebab pada waktu kita menunggu iman kita di aktif kan kita tanya mengapa Tuhan, kapan Tuhan dan sebagai nya pada saat iman kita diaktifkan di situlah ada kekuatan dan iman yang saya maksud ini adalah memindahkan iman pada diri sendiri kepada keyakinan kepada Tuhan di dalam matius 28 tidak semua murid memiliki iman yang sama pada waktu jumpa dengan Tuhan Yesus “tetapi beberapa orang ragu2 ” walaupun Yesus sudah bangkit dan menampakan diri tetapi masih ada orang yang ragu2, nah bagaimana supaya ragu2 ini hilang, mereka harus menunggu dan berdoa

Cara menguatkan iman tidak ada cara lain

Mengaktifkan  iman melalui doa, orang yang berdoa itu bukan manusia super saudara justru orang yang berdoa itu adalah manusia yang penuh dengan kelemahan karna itu kita perlu berdoa

Waktu jaman nya murid2 Tuhan Yesus sangat sulit memindahkan keyakinan diri sendiri kepada Tuhan, la wong thomas aja bilang apa, kalau saya tidaj melihat saya tidak percaya, itu thomas saudara yang tinggal bersama2 dengan  Yesus 3 thn apalagi kita yang belum pernah barangkali secara mata jasmani melihat Tuhan Yesus, dengar nama Tuhan Yesus itu dari sekolah minggu, dari alkitab dan lain sebagai nya dan kita mencoba memformulasikan apa yang kita dengar ini menjadi iman kita, itu ndak gampang saudara, kita perlu berdoa mengkongkridkan apa yang kita yakini saya senang hari rabu kita bisa berdoa bersama karna hari rabu itu mengajarkan pada saya bahwa Tuhan yang saya sembah itu adalah TUhan yang hidup, kadang2 secara manusia saya befikir, ya Tuhan ini masalah kecil aja mau di doakan, trus Tuhan ingetin, kecil menurut kamu diem, tapi besar menurut orang lain

Dan Tuhan jawab saudara

Benerkan kecil menurut kamu besar menurut orang lain, kalau saya badan nya besar suruh angkat 40 kg kecil tapi anak 2 thn suruh angkat 2 kg itu besar buat diri dia

Dan lewat doa iman nya itu menjadi kongkret  dan percaya, dia semakin percaya, mengapa 10 hari karna kita lemah kita perlu kekuatan kita perlu pindah kan keyakinan kita bersandar kepada Tuhan jadi pesan nya adalah

1. Kita harus melihat moment

2. Marilah kita berdoa supaya tambah hari tambah bertumbuh keyakinan kita, apalagi saudara ku yang di kasihi Tuhan setelah Tuhan Yesus naik ke surga tantangan hidup pelayanan mereka tidak gampang, saudara baca dalam kisah para rasul kan petrus berkhotbah ada orang mau nagkap dia ada ini, itu dan sebagainya kalau bukan karna iman percaya petrua kepada Tuhan itu, tetapi petrua dan kawan2 tidak mundur lagi, karna mereka sudah bersandar kepada Tuhan, sandaran itu kokoh karna setiap hari di doa kan, jadi kalau hidup saudara sepertj poco2 maju maju mundur mundur tidak akan  maju maka kunci nya apa anda perlu berdoa

3. Mengapa mereka perlu berdoa 10 hari, saya ingin katakan sudah doa 10 hari saja masih ribut apa lagi gk berdoa karna  alkitab berkata dalam kisal rasul di katakan apa? Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama2 tidak ada cara yang membuat kita lebih sehati selain doa

Ada orang berkata kita bisa sehati kalau jalan2 , jalan setengah jam sehati jalan sejam mulai beda pendapat, 3 jam kau kekanan saya ke kiri itu sederhana to ada orang berkata kita bisa sehati kalau kita sering kumpul2 sering makan2 tapi justru yang kumpul makan itu yang sering ribut

Ada orang berkata sehati itu bisa terjadi kalau sering2 kumpul sering2 makan bareng, saya perhatikan justru yang paling sering kumpul itu sering ribut, kecil2 ribut, kecil2 diributin, saya gk bilang kalian saya bilang saya dan istri saya saja, yang ada di sini baik2 semua, gk ada ribut2, ne suami istri ini kalau di tanya mama mau makan apa, terserah apa, giliran di masakin ngomong nya ko masak nya ini, nah makan2 kumpul2 sama2,kalau di bilang apa kurang kebersamaan kami, tapi apa yang membuat kita terjalin cinta dan sebagai nya, nanti saya katakan lagi rahasia nya, orang no 1 terkaya dulu pemilik amazon, yang ke 2 billgate dua2 y bercerai kalau orang bilang cinta itu bisa terjadi kalau banyak duit, tapi nyata nya tidak duit mereka banyak nya ampun gk terhitung, nah saudara apa yang bisa membuat sehati saudara nah yang bisa membuat sehati itu apabila hati mu dan hati ku ada Tuhan, nah mengapa perlu doa 10 hari orang 10 hari aja masih bisa ribut apalagi tidak 10 hari

Apa yang membuat kita sehati adalah apabila hati ku dan hati mu ada Tuhan ingat baik2 itu bukan hati mu dan hati ku ada dia itu nama nya cari penyakit

Sebelum Tuhan Yesus di salibkan ayat terakhir bilang apa mereka bertengkar tentang siapa yang paling besar tapi setelah hari pentakosta saya  tidak melihat ada nya pertengkaran

Ada sedikit perselisihan paulus dengan  barnabas lalu paulus tegur petrus ya tentang masalah senang dan tidak senang tapi itu hanya perselisihan sedikit2 tidak ada pertengkaran siapa yang terbesar lagi kenapa tidak ada lagi pertengkaran karna hati nya dan hati dia ada Tuhan

Doa adalah supaya memperkuat hati kita supaya memiliki hati yang sama dengan Tuhan itulah sebab nya ada doa 10 hari

Yang terakhir kalau doa membuat kita melihat moment, menambah iman, membuat kita sehati,  maka kesimpulan nya adalah marilah kita berdoa, Amin