Khotbah 31 januari 2020 (Pdt. Selamet Yahya Hakim)

Jemaat yang di kasihi TUHAN hari ini 31 januari tidak terasa kita sudah 1 thn pakai masker ini,  ada yang berbisik2 kepada saya”pak pak jangan ucapkan selamat ulang tahun kepada corona apa lagi semoga panjang umur” ya kalau kata corona sudah tidak ada lagi saudara kata corona sudah banyaj sekali meberi kesulitan ada lebih dari 10 juta di seluruh dunia ini yang kena corona lalu angka yang meninggal itu sudah banyak saudara, bahkan di jakarta rumah sakit, rumah sakit sudah mulai penuh  tanah kuburan2 sudah mulai penuh semua oleh karna corona, corona menimbulkan masalah iya itu sebab nya pada pagi hari ini saya kembali mengajak saudara untuk melihat masih adakah pengharapan di tengah pandemi ini , bicara tentang pengharapan maka kita harus miliki  karna apa  saudara karna tanpa pengharapan maka  kita tidak memiliki kekuatan saudara untuk menghadapi kesulitan ini dan saya bersyukur ketika saya bicara tentang pengharapan  saya selalu kembali kepada firman TUHAN sebab di dalam firman TUHAN ada banyak kisah  yang mana di dalam nya kita melihat pengharapan2 yang luar biasa yang TUHAN berikan kepada setiap orang yang percaya yaitu saudara dan saya, katakan amin

Pagi ini saya akan bicara tentang pengharapan yang ada kitab 2 Raja-raja 7

7:1 Lalu berkatalah Elisa: “Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal   dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal  di pintu gerbang Samaria.” 7:2 Tetapi perwira, yang menjadi ajudan  raja, menjawab abdi Allah, katanya: “Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap  di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?” Jawab abdi Allah: “Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan  apa-apa dari padanya.” 

Saudara sedikit latar belakang saya beritahu bahwa nabi mengucapkan firman ini ketika bangsa israel mengalami penderitaan kelaparan jadi penderitaan kelaparan ini sangat hebat kenapa bisa terjadi kelaparan karna raja yang memerintah bernama yoram lalu kemudia kerajaan nya sedang di kepung oleh kerajaan aram karna di kepung ini saudara ku yang di kasihi TUHAN maka tidak ada suplai makanan yang bisa masuk dan keluar bahasa sekarang di sebut dengan di lockdown hongkong di lockdown 2 malem sudah ribut2 saudara sebelum di lockdown 2 malem itu kulkas di isi penuh2 itu baru 2 malem nah ini di lockdown nya ini luar biasa lama nya,  akibat kelamaan maka tidak ada makanan saudara dan kondisi ini sangat mengerikan kenapa sangat mengerikan karna ada seorang ibu yang berkata kepada raja berikanlah anak mu kami makan. Itu berarti kelaparan sampai makan manusia kalau sudah makan anak raja giliran besok makan anak saya, saudara bisa rasakan bahwa kondisi ini  parah sekali bahkan ayat sebelum nya berkata harga kepala keledai itu kata nya 80 syikal ya yang mana 1 syikal itu 11,4 gram perak jadi kalo 1 gram perak itu 5400 maka harga nya itu adalah 5.000.400

Kambing lo 1 ekor 1.500.000

Sampe 2 jta ini kepala keledai nya saja harga 5 juta 4 ratus kemudian seperempat kat kotoran merpati, saya heran kenapa kotoran merpati di beli dan di jual, nah kita gk usah ngomong di situ, seper empat kat ini nah begini ya ukuran nya kalo satu kat 2 liter berarti seper empat kat itu setengah liter, setengah liter itu harga y berapa?  harga y 3 rtus ribu berarti apa2 mahal pada jaman itu tidak heran jika seorang ibu berkata apa berikan anak mu untuk kami makan setelah ini anak ku di berikan untuk makan

Gara2 persoalan begini raja mengirim utusan untuk membunuh nabi elisa kenapa? karna nubuat  ini di keluarkan oleh nabi elisa tetapi kemudian nabi elisa ngomong lagi satu nubuat demikian lah firman TUHAN  bahwa sesukat tepung terbaik akan berharga sesyikal, sebentar lagi sesukat tepung terbaik akan berharga sesyikal, sesukat itu artinya 12 liter, tadi setengah liter kotoran merpati 3 rtus ribu yang harga 5 syikal  nanti akan terjadi 12 liter tepung yg terbaik harga nya cuma 1 syikal lalu kemudian 2 sukat jelai harga nya juga 1 syikal kalo 2 sukat berarti 24 liter yang arti nya harga itu turun apa yang dikatakan perwira yang mendengar itu perwira itu ngomong apa? sekalipun TUHAN membuat tingkap2 di langit masak kan hal itu mungkin terjadi, bahasa hongkong nya ngomong apa kong tai wa, omong kosong kemaren itu lo sampai gk ada makanan, kemaren itu lo kepala keledai nya 5 jta 4 ratus kotoran merpati 3 rtus ribu sekarang kau mau bilanh 12 liter sama dengan 1 syikal berarti itu sekitar berapa ribu doang turun drastis ibarat kata waktu kemaren di hongkong tisu habis, masker habis, kemudian beras habis lalu habis besok kan nya turun lagi gk mungkin,  lalu perwira itu berkata kalau TUHAN turun tangan pun tidak mungkin, oh saudara ku yang di kasihi TUHAN kurang ajar betul perwira ini dari sudut manusia dia berkata tidak mungkin tetapi apa yang tidak mungkin bagi manusia itu mungkin bagi TUHAN, amin saudara?

nabi elisa berkata apa,  kamu akan melihat tetapi tidak akan mengalami nya bagaimana hal ini bisa terjadi, melihat tapi tidak mengalami nya cerita berlanjut dalam kondisi kelaparan ada orang yang menderita di antara yang menderita itu adalah 4 orang yang sakit kusta berapa orang?  4 orang yang sakiy kusta, 4 orang ini begini mengapa kita duduk2 disini sampai mati jika kita berkata baiklah kita masuk ke kota padahal di kota ada kelaparan kita akan mati juga di sana dan jika kita tinggal di sini kita juga mati jadi sekarang marilah kita menyebrang keperkemahan tentara aram jika mereka membiarkan kita hidup kita akan hidup, jika mereka mematikan kita, kita akan mati

Ya ada 4 orang yang sakit kusta jadi kan begini, kita pergi ke kota mati karna kelaparan kita di sini juga mati karena kelaparan nah kita pergi ke perkemahan orang aram kalau mereka kasih kita hidup kita hidup kalau dia kasih kita mati ya mati jadi kemungkinan untuk hidup nya itu sangat kecil ya ke kota mati si sini mati kesana bisa mati jadi saya bilang kemungkinan untuk hidup nya sangat kecil tetapi saya sangat salut dengan 4 orang ini kenapa?  karna mereka masih mencari kemungkinan untuk hidup, saya ulangi mereka masih mencari kemungkinan untuk hidup kalau di fikir2 orang sakit kusta itu nilai nya berapa si, menurut jaman itu lo orang sakit kusta itu secara fisik tidak bernilai secara ke jiwaan mereka di dingkirkan secara rohani tidak boleh datang ke tempat sembahyang jadi orang bilang ketemu sampah jauh lebih baik dari pada kesenggol orang sakit kusta karna kalau kesenggol orang sakit kusta anda harus mandi 7 kali najis,  tetapi saudara ku yang di kasihi TUHAN walaupun orang anggap dia najis, walaupun orang anggap dia sampah tetapi orang sakit kusta ini masih menghargai hidup yang di berikan oleh TUHAN mereka masih menghargai hidup yang di berikan oleh TUHAN kalau memang harus mati, mati tetapi sebelum mati saya harus berjuang dulu supaya tetap hidup, wah ini liar biasa saya suka berkata kita harus punya semangar 45 tetapi ini lebih dari semangat 45 saudara karna itu apapun kondisi mu jangan patah semangat selalu ada jalan lebih2 lagi ketika kita berjalan bersama dengan TUHAN, katakn Amin

Ibu tadi mengutip yeremia 11 ayat 7 di berkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh pengharapan di dalam TUHAN saudara ku yang di kasihi TUHAN tidak ada yang mustahil di  dalam TUHAN, nah singkat cerita berangkatlah ke 4 orang kusta ini keperkemahan orang aram pikiran mereka, mereka cari dulu di tempat sampah kalau2 ada sisa makanan kalau nanti sampai ketahuan orang aram gk akan mau pegang dia, karna dia sakit kusta jorok jijik, tapi sampai di sana saudara yang di kasihi TUHAN apa yang terjadi saudara firman TUHAN berkata tentara aram nya pada kabur kenapa tentara aram nya pada kabur? sebab TUHAN menaruh penglihatan bunyi guruh dan sebagai nya lalu kemudia apa yang terjadi bahwa bunyi kereta itu membuat mereka lari ketakutan rupa nya raja israel datang dengan raja2 yang lain mati lah kita mereka lari ketakutan, kalau orang lari ketakutan masih sempat tidak bawa makanan, tidak sempat bawa makanan semua yang ada itu di tinggal pergi berarti perkemahan itu kosong saudara pada saat perkemahan itu kosong 4 orang yang sakit kusta itu, wih ada makanan gk ada orang mereka berpesta2 hore, hore, hore kita dapat makanan gratis, saudara tadi nya mereka cuma mencari kehidupan teryata sampai di situ mereka mendapat kan kelimpahan, kenapa mereka bisa mendapat kan kelimpahan ini?  karna ada campur tangan TUHAN, saudara ku yang di kasihi TUHAN campur tangan TUHAN ini luar biasa yang selalu memberi kelimpahan bagi kita, mungkin saudara yang baru datang dulu ke hongkong ya wea q datang dulu ke hongkong kerja asal cukup makan  setelah 10 thn kita bukan saja cukup makan baju2 sudah mulai bermerk, sepatu2 sudah mulai bermerk yang dulu cukup makan ya sekarang lemak nya bertambah2 tanda apa? tanda berkelimpahan yang dulu rambut nya yang gunting2 pendek sekarang   gunting nya panjang dan pendek yang penting jangan ubanan sekarang rambut nya warna warni, sudah berkelimpahan saudara kenapa hal ini bisa terjadi kenapa kelimpahan ini bisa terjadi, oleh karna anugrah TUHAN

Saya ingat betul 12 thn yang lalu ketika pendeta sam tanya saya kami mau meminta anda melayani spin kamu minta gaji berapa, haduh saya ini mirip2 dengan buruh migran gak berani ngomong gaji, saya bilang asal cukup makan saudara setelah 12 thn bukan cukup lagi, berlimpah2 saudara sampai saya takut makan, kenapa makan sekilo naik 2 kg berat badan saya sampai saya takut, berlimpah2 nah dalam kondisi yang berlimpah ini ayat 9 lalu berkata lah seorang kepada yang lain tidak patut yang kita lakukan hari ini, hari ini adalah hari kabar baik tetapi kita ini tinggal diam saja  apabila kita menanti sampai terang pagi maka hukuman akan menimpa kita jadi sekarang marilah kita pergi menghadap untuk memberitahu kan hal ini ke istana raja,  saudara 4 orang ini sakit kusta tetapi hari nya tidak ada kusta saya ulangi badan nya sakit kusta tapi hati nya tidak ada kusta kenapa hati nya tidak ada kusta, karna hati nya ada belas kasihan buat orang lain, ada orang tubuh nya cantik bersih berkilau bau semerbak tetapi dalam nya busuk kayak orang sakit kusta, katakan itu bukan saya,  tubuh nya kan kusta ya kalau kusta itu sudah parah keluar cairan2 lo jari nya bisa copot tapi hati nya tidak ada kusta sampai dia bilang apa jangan sampai hari terang TUHAN menghukum kita karna itu marilah kita pergi, pergi apa untuk memberitahukan ke orang lain saudara ku yang di kasihi TUHAN hidup kita ada 3 tahap

Tahap pertama tahap susah, saudara sudah alami  tahap yang ke 2 tahap yang berlimpah

Saudara juga sudah mulai alami tapj tahap yang ke tiga kita harus belajar dari 4 orang yang sakit kusta ini, tahap yang kita sebut apa tahap berbagi, saudara banyak orang meratap selama pandemi ini susah betul selama pandemi ini susah nafas pun susah saya khotbah harus pakai masker nafas nya ngap2an kemana2 saya harus pakai masker susah, tetapi saudara kita tidak susah2 banget, saya katakan tidak susah2 banget makan masih berkecukupan pakaian masih berkecukupan sepatu masih berkecukupan pulsa masih ada itu arti nya apa saudara kita tidak susah2 amat maka dari itu kita harus masuk ke tahap yang ke 3 saudara yaitu tahap berbagi, disini saya melihat bahwa ditengah pandemi ini adalah kesempatan yang TUHAN berikan kepada kita untuk bisa berbagi ke orang lain ada hadirat TUHAN yang TUHAN berikan jangan ngomong kau tidak punya tetapi pikirkan apa yang engkau miliki dan itu engkau serahkan kepada TUHAN, hari rabu kemarin saya bicara tentang 5 roti dan 2 ikan itu mujizat, kenapa mijizat itu terjadi saudara karna ada anak kecil menyerah kan 5 roti dan 2 ikan itu yang dia punya, dia berikan kepada TUHAN

Orang kusta ini memberi contoh yang indah kepada kita bahwa mereka mendapatkan makanan sekarang mereka pergi memberitahukan yang lain sampailah di kota pada waktu sampai di kota saudara ku yang di kasihi TUHAN, di utus orang untuk melihat dan teryata benar, jaman itu belum ada internet jaman itu belum ada whatsapp grup tapi dari mulut ke mulut di situ ada makanan, di situ ada makanan, di situ ada makanan orang lapar itu bringas nah terjadi apa yang dikatakan nabi elisa apa yang terjadi waktu dia ngomong kepada para perwira itu kamu akan melihat tapi kamu tidaj akan menikmati dia berdiri di depan gerbang dia melihat tetapi  orang kan banyak karna orang banyak kan desak2an dia di injak2 lalu mati, saudara ku yang di kasihi TUHAN apa yang bisa pelajari dari kisah ini dari para perwira ini, jangan nantang TUHAN dia kurang ajar sampai ngomong kalaupun TUHAN turun tangan tidak akan mungkin terjadi, itu kurang ajar, banyak orang kurang ajar dengan TUHAN mulut nya itu sembarangan ngomong seperti si perwira ini akhir nya orang lain menikmati berkat dia cuma melihat berkat, saudara ku yang di kasihi TUHAN apa kesimpulan dari kisah ini sederhana TUHAN bisa bekerja di saat yang sulit sekalipun TUHAN bisa bekerja di saat paling sulit yang ke dua apa yang bisa kita pelajari TUHAN bisa memakai orang yang paling tidak berharga kalau orang kusta itu bisa di pakai oleh TUHAN dan alkitab sudah mencatat maka TUHAN yang sama pun bisa memakai saudara dan saya jangan pernah anggap saudara kecil saudara mungkin kecil badan y saudara mungkin kecil posisi nya di dalam dunia  tetapi kita punya TUHAN besar saudara DIA bisa pakai saudara dengan luar biasa dan yang terakhir jangan pernah kurang ajar dengan firman TUHAN mungkin kita belum cukup iman tetapi kita jangan menyangkal kebenaran itu, perwira ini menyangkal kebenaran firman akibat nya dia cuma melihat tetapi dia tidak mengalami nya harus nya perwira ini belajar TUHAN tolong lah aku  yang belum beriman ini merendahkan hati dan minta pimpinan dari TUHAN kiranya TUHAN memberkati kita sekalian walaupun kita mengalami kesulitan di pandemi ini ingat  bahwa TUHAN punya cara untuk memelihara kita yang ke dua saya mau tetap di pakai oleh TUHAN yang ke 3 saya tetap bepegang pada apa yang TUHAN katakan, TUHAN YESUS memberkati Amin